Kamis , 1 Oktober 2020
Home / Penelitian / 2012 / MODIFIKASI MESIN JAHIT FLAT BED SINGLE NEEDLE UNTUK JAHITAN MOCK STITCHED PADA PROSES PEMBUATAN SEPATU UNTUK INDUSTRI KECIL

MODIFIKASI MESIN JAHIT FLAT BED SINGLE NEEDLE UNTUK JAHITAN MOCK STITCHED PADA PROSES PEMBUATAN SEPATU UNTUK INDUSTRI KECIL

WARSITO1)


INTISARI

Pada umumnya industri kecil sepatu mempergunakan mesin Jahit Flat Bed yang biasanya dipergunakan untuk menjahit pakaian dengan bahan kain bukan dari bahan kulit,karena disamping harganya terjangkau daya listriknyapun tidak besar, namun mesin jahit ini mempunyai kelemahan tidak dapat digunakan untuk menjahit bahan tebal dan benang besar walaupun sekedar fantasi/ tiruan ( Mock stitched ). Oleh karena itu Penulis mengadakan Penelitian “MODIFIKASI MESIN JAHIT SINGLE NEEDLE UNTUK JAHITAN MOCK STITCHED PADA PROSES PEMBUATAN SEPATU UNTUK INDUSTRI KECIL”. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 2 Mei sampai dengan 21 Juli 2011. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses modifikasi mesin jahit flad bed dan untuk mempelajari teknik yang dipergunakan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Kegiatan yang dilakukan pada penelitian ini adalah: mengubah beberapa komponen mesin antara lain preser foot dari tipe sepatu statis diubah dengan ripe roda, ukuran jarum dari nomor 12 ke nomor 25, momodivikasi gigi pembawa bahan / feed dog serta memodivikasi needle plate, kemudian dilanjutkan dengan percobaan untuk menjahit kulit box dengan tebal 1mm, dan 2mm, serta 3mm, ternyata hasilnya jahitan mock stitch baru nampak baik pada kulit box dengan tebal 3 mm serta jarum nomor 25 dan benang ukuran16.

Kata kunci : Modifikasi, Mesin Jahit , Single Needle.

1) Staf Pengajar Akademi Teknologi Kulit Yogyakarta Program Studi Desain dan Teknologi Sepatu
Akademi Teknologi Kulit Yogyakarta
Jl. Ateka, Bangunharjo, Sewon, Bantul
www.atk.ac.id E-mail: info@atk.ac.id

Baca juga

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN KULIT EXIS COLLECTION YOGYAKARTA

Tugimin ABSTRACT This study aims to determine the level of liquidity and profitability level of ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *