BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates
Rabu , 13 Desember 2017
Home / Warta / Usung Konsep Nusantara, ATK Expo Pamerkan Beragam Produk Berbahan Kulit

Usung Konsep Nusantara, ATK Expo Pamerkan Beragam Produk Berbahan Kulit

JOGJA – Mahasiswa Politeknik ATK Yogyakarta memamerkan sekitar 300 produk berbahan kulit dalam ATK Expo di Jogja Nasional Museum, Sabtu(2/9). Konsep Nusantara sebagai hasil kreativitas mahasiswa diusung untuk membedakan dari produk yang ada di pasaran.

Memasuki area pameran ATK Expo, pengunjung disambut dengan produk-produk berbahan dasar kulit yang dipajang sedemikian artistik. Produk yang dipamerkan merupakan karya tugas akhir alumni Politeknik ATK berupa tas, sepatu, rompi, lukisan, serta kap lampu. Tak hanya berupa produk jadi, pameran ini juga menampilkan kulit mentah dari sapi maupun reptil, motif, dan sketsa yang dibuat para mahasiswa.

Sebanyak delapan ruangan digunakan untuk memamerkan produk-produk tersebut sesuai kategori. Ketua Pelaksana Pameran, Defaga Safainul Ulum (22) mengaku acara ini merupakan pameran perdana produk karya mahasiswa yang diselenggarakan untuk umum. “ATK Expo untuk memperkenalkan kepada masyarakat bahwasanya kita (mahasiswa ATK, red) punya produk-produk dari kulit, ada sepatu, tas, rompi dan lainnya. Untuk memberi referensi pada masyarakat tentang industri perkulitan,” ungkap Faga, sapaan akrabnya kepada Radar Jogja.

Pada dinding pameran,tergantung beberapa bingkai motif sepatu yang cukup unik. Keanekaragaman Nusantara menjadi konsep yang diangkat sebagai inspirasi motif. Contohnya saja terdapat sepatu olah raga bermotif Jejaplokan, Keris, Bali, motif Dawet Green Light, dan serangkaian motif lainnya bertema sejenis.

“Karena berupa produk kreativitas mahasiswa, mungkin ada motif nyelenehnyelenehnya. Seninya lebih kelihatan,” tambah Faga menjelaskan perbedaannya dengan produk di pasaran.

Sayangnya, pameran ini belum ramai dikunjungi. Andis, salah satu pengunjung yang mengaku penggemar produk dari kulit mengapresiasi para mahasiswa yang sudah berani mempresentasikan karya-karyanya dalam bentuk pameran ini. “Cukup bagus ya. Kalau di pasaran kebanyakan kulit-kulit sapi, kalau ini macam-macam, ada kulit dari ular juga. Kesannya eksotik gitu,” imbuhnya.

ATK Expo dibuka selama dua hari hingga Minggu (3/9) dari pukul 10.00 sampai pukul 22.00. Terdapat beberapa produk yang dijual dalam pameran ini berupa gelang, dompet, hingga tas dari kulit ikan pari maupun sapi dengan beragam teknik pembuatan. Harga yang dipatok berkisar Rp 60.000,- hingga Rp 200.000,-.

by Francisca Romana Dian Purwati/Radar Jogja

Baca juga

Kuliah Umum Himmatan “Green Technology for Leather Tanning”

Jumat (10/11) Himpunan Mahasiswa Tanning (Himmatan) Politeknik ATK Yogyakarta mengadakan kuliah umun dengan tema Green Technology ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *