 |
KUNJUNGAN KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN KE AKADEMI TEKNOLOGI KULIT YOGYAKARTA

warta oleh : Anwar Hidayat - kategori : Umum
dicetak: 2010-01-26 14:48:54 - dibaca : 493 kali
|
Yogyakarta, 26 Januari 2010.
Berdasarkan PP 28 th 2008 tentang kebijakan perindustrian nasional di Indonesia yaitu mendorong tumbuh kembangnya industri di daerah. Kebijakan tersebut adalah memfasilitasi tumbuhnya industri tersebut. Berkaitan dengan itu maka dari Kementerian Departemen Perindustrian yang diwakili oleh Prof. Dr. Ir. Alex SW Retraubun M,Sc. (wakil menteri Departemen Perindustrian) didampingi oleh Hamdani (kepala biro kepegawaian) dan Sri Sundari (Kapusdiklat Industri) mengadakan kunjungan ke salah satu Perguruan Tinggi di bawah Dep. Perindustrian yaitu Akademi Teknologi Kulit Yogyakarta.
Kegiatan ini dihadiri oleh Forum Kepala Sekolah-Sekolah Menengah Analisa Kimia dan Sekolah Menengah Teknologi Industri se-Indonesia (SMTI Yogyakarta, SMTI Pontianak, SMTI Banda Aceh, SMTI Makasar, SMTI Tanjung Karang, SMTI Padang, SMAK Bogor, SMAK Makasar dan SMAK Padang) dan Kepala BDI Yogyakarta, Kepala Balai Kulit Karet dan Plastik Yogyakarta.
Pihak ATK mempresentasikan tentang profil Akademi Teknologi Kulit, Infrastruktur, dan Kerjasama-kerjasama yang dilakukan dengan instansi-instansi pemerintah lain dan LSM. Dalam presentasi tersebut yang menarik perhatian audiens adalah tentang kebutuhan alumnus ATK oleh Industri-Industri Nasional. Pada tahun 2009 daya serap industri adalah 103 alumni terserap di Industri-industri dan 4 alumni masuk di Instansi Pemerintah.
Hal yang mengemuka pada sesi diskusi adalah adanya ACFTA (Asean China Free Trade Agreement) dimana terjadi kekhawatiran kebanyakan industriawan nasional akan membanjirnya produk China ke Indonesia dimana Industri-industri di Indonesia merasa belum siap untuk bersaing dengan produk China. Menurut Alex SW Retraubun " Kita tidak usah khawatir dengan adanya ACFTA, karena persaingan tersebut bisa meningkatkan kemampuan dan kemauan Industria Indonesia untuk memacu pertumbuhan industri Indonesia".
Alex SW retraubun menambahkan "Dengan adanya itu justru akan meningkatkan kebangkitan industri nasional atau reindustrialisasi , sehingga dianjurkan para pejabat di luar daerah di seluruh indonesia untuk belajar di UPT atau sekolah dibawah Departemen Perindustrian".
Akademi Teknologi Kulit adalah salah satu Perguruan Tinggi Perkulitan satu-satunya di Indonesia yang menghailkan Sumber Daya Manusia, SDM tersebut adalah sebagai fondasi untuk rancang bangun industri nasional 2025 khususnya di bidang industri kulit.
Setelah sesi diskusi, rombongan kemudian dipandu oleh Tim ATK yang dipimpin oleh Direktur ATK Ir. Cahya Widiyati, M.Kes untuk melakukan survey lapangan ke laboratorium-laboratorium di ATK. Seperti diketahui, ATK memiliki banyak laboratorium yang mendukung dalam proses belajar mengajar. Seperti lab kimia, lab pengujian, lab mikrobiologi, lab komputer, workshop produk kulit, workshop sepatu, workshop penyamakan kulit dan workshop karet.
Setelah melihat-lihat berkeliling, Alex mengatakan " ini potensi yang sangat bagus untuk lebih dikembangkan lagi, karena dengan adanya sekolah seperti ini maka SDM-SDM yang dibutuhkan oleh industri bisa diambil dari sini".
Acara ditutup dengan melakukan kunjungan ke Balai Besar Kulit karet dan Plastik.
|
|
|
Yasin Khitoni dari Kab. Tangerang, berkomentar: " Baik..baik..baik...
", pada 2010-04-28 05:14:03 WIB SJahab dari Rembang, berkomentar: " bangkit, satu padukan internal, wujudkan impian menuju ATK nan Jaya ! gali terus dan optimalkan kemampuan yang ada, raihlah bintang dilangit nun jauh disana ..Doaku slalu bersamamu untuk mewujudkan mimpi itu !! bagi pihak terkait, segera bergabunglah dengan ATK demi kemajuan bersama untuk mewujudkan mimpi indah ! Semoga kedepan ATK menjadi yang terdepan dan menjadi panduan Institusi lain yang ingin maju .. serta menjadi partnership yang profesional ", pada 2010-04-06 08:22:11 WIB anwar dari yogya, berkomentar: " Judul itu saya ambil dari tampilan yg terpampang pada backdrop pertemuan. Terima kasih atas masukannya. ", pada 2010-03-09 12:45:15 WIB warga depperin dari Indonesia, berkomentar: " Tolong kalau bikin judul, yang Pas donk. Harusnya kan "Kunjungan Wakil Menteri Perindustrian...... dst". ", pada 2010-03-02 09:02:44 WIB anwar dari yogya, berkomentar: " Sedikit merasa berbangga hati karena ada "Perhatian" dari Kementrian terhadap Unit yang ada di Daerah. Tapi yang sebenarnya kita tunggu bukanlah agenda kunjungan yang tidak berdampak apa-apa. Yang kita tunggu-tunggu dengan sepenuh hati adalah Adanya Mekanisme Perbaikan...baik itu Fisik maupun non Fisik. Masih terngiang yang dikatakan Pak Dwi waktu pertemuan itu "Saat ini kita boleh ya bangga dengan bangunan baru, tapi itu bukanlah segalanya....." Dia menambahkan ".....sudah saatnya kita memperbaiki Isi dari bangunan tersebut baik itu alat, metode maupun kualitas SDM". Jadi yaa...semoga wakil menteri tsb waktu itu menyimak dan meneruskannya menjadi laporan ke pak Mentri. Jangan hanya menjadi agenda Kunjungan saja. ", pada 2010-02-18 13:28:08 WIB Sity darojah dari jogja punya, berkomentar: " bagus tuch.... atk sedikit lebih diperhatikan.
makasih. ", pada 2010-02-14 08:43:52 WIB Dari Sujud ke Sujud dari Negara Matahari Terbenam, berkomentar: " Departemen Perindustrian melihat bahwa ATK ini merupakan komoditas swasta yg mendukung Industri dalam negeri sama seperti melihat pabrik di manapun juga. ATK harusnya dipandang sebagai aset bangsa yg terus dikembangkan ke tingkat internasional. Bukan dijadikan pekerja Pabrikan ataupun Wiraswasta kecil ", pada 2010-02-12 05:24:06 WIB HASAN dari sekolah, berkomentar: " ATK sangat baik n menarik.karena mampu mengasah ketrampilan seseorang yang terpendam ", pada 2010-02-02 07:59:34 WIB roni dari jk, berkomentar: " yah...selamat datang di kampus atk bapak2...semoga tidak mengerutkan dahi anda terhadap atk ", pada 2010-01-27 09:49:00 WIB
|
|