Kamis , 1 Desember 2022
Home / Penelitian / 2006 / PENGARUH VARIASI KONSENTRASI TANNIN DARI KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia Mangostana L) DAN WAKTU PROSES PADA PENYAMAKAN NABATI TERHADAP KEMASAKAN ( SUHU KERUT)

PENGARUH VARIASI KONSENTRASI TANNIN DARI KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia Mangostana L) DAN WAKTU PROSES PADA PENYAMAKAN NABATI TERHADAP KEMASAKAN ( SUHU KERUT)

oleh SRI SUMARNI 1
tahun 2006


INTISARIPenelitian ini bertujuan untuk memanfaatan kulit buah manggis sebagai pengganti bahan penyamak nabati lainnya. Bahan Penelitian yang digunakan adalah Ekstrak tannin dari kulit buah manggis (kadar 10%,kepekatan 3,5 o Be) dan Kulit pickle kambing, dengan variasi konsentrasi tannin dari kulit buah manggis 10%, 20%, 30%,40%, 50% dengan kombinasi 14% mimosa dan pengaruh waktu proses 45 menit, 60 menit, 75 menit, 90 menit dan 105 menit terhadap kemasakan dengan menggunakan uji suhu kerut ( ISO 3380.2002) dan kekuatan Sobek ( (SNI.06-1794-1990).
Hasil penelitian bahwa menggunakan tannin dari kulit buah manggis yang terbaik dan efisien untuk uji kemasakan (suhu kerut) yaitu tannin dari kulit manggis konsentrasi (30 – 40 %) dengan waktu proses 90 menit , sedangkan untuk kekuatan sobek konsentrasi 40% dengan waktu proses ( 45 – 60 menit) .
Hasil uji menyatakan bahwa penggunaan tannin dari kulit buah manggis dapat menggantikan mimosa sebanyak 6 %.

Kata Kunci : Tannin kulit manggis, Penyamakan Nabati

1) Staf Pengajar Akademi Teknologi Kulit Yogyakarta Program Studi Teknologi Bahan Kulit, Karet dan Plastik

Baca juga

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN KULIT EXIS COLLECTION YOGYAKARTA

Tugimin ABSTRACT This study aims to determine the level of liquidity and profitability level of ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.